Keluguan Pak Ustaz

LightnessTeman saya, tukang ojek, bercerita bahwa istri Pak Ustaz membagi-bagikan sabun banyak sekali kepada para tetangganya. Dari mana ia mendapat sabun banyak sekali itu? tanya saya. Suaminya, Pak Ustaz, sehabis baca doa di acara syukuran mendapat amplop. Kata tuan rumah: Ini Ustaz, sekadar buat beli sabun. Eh, ternyata uang itu dibelikan sabun seluruhnya.

Teman saya menceritakan lagi bahwa sebelumnya Pak Ustaz pernah membagi-bagikan rokok kepada para peronda, karena ketika memberikan uang yang punya hajat berkata: Ustaz, ini sekadar uang rokok.

Lalu, katanya lagi, saya juga pernah dikasih lima puluh ribu saat mengantar Pak Ustaz pulang, karena sehabis ia ceramah yang punya hajat berkata: Ini Ustaz, buat ongkos pulang. []

Elegi Esok Pagi [2]

2679777476_df691eaa3b_t

Dan malam hanya menunda kepedihan, untuk pagi, yang entah seperti apa rupanya. Aku takkan terpejam. Biar kuhayati helai demi helai kegelapan. Keraguan. Di balik sana mungkin ada terang. Tapi aku tak ingin pergi. Biar tetap di sini. Menanti. Biar segalanya tertunda. Derita, juga bahagia. Kunci telah kuserahkan. Biar kau yang tentukan. Atau biar segalanya tertahan. Tanpa jawaban, juga kepastian. Aku tak hendak mengira-ngira: hatimu jatuh pada siapa. Tak berguna. Hanya memperkoyak perihku saja, bila esok kau bawa luka.

Atau kau tak bawa apa-apa. Atau mungkin kau tak pernah tiba.

Biar, ini malam lebih indah kurasa.

 

Ciputat, April 2003

Keperempuanan, Kemanusiaan, Jilbab

jPerempuan yang bekerja dengan mengandalkan kemolekan tubuhnya atau mengumbar auratnya untuk mendapatkan uang, tidak tepat jika dikatakan “merendahkan derajat keperempuanannya”. Justru dengan berbuat demikian, ia telah “meninggikan derajat keperempuanannya”. Setidaknya perempuan itu memiliki harga tertentu yang dikuantifikasikan dalam bentuk uang. Orang lelaki rela mengeluarkan sejumlah uang untuk menikmati keindahan tubuhnya.

Perempuan yang demikian lebih tepat jika dikatakan “merendahkan derajat kemanusiaannya”. Sebab jika esensi manusia terletak pada pikirannya Baca selebihnya »

Bermain Sepi

Loneliness

Mari bermain sepi, ucapmu, seraya berlalu.

Jangan. Sepi bukan untuk dibuat main-main. Atau ia akan mempermainkanmu.

Justru itulah sebabnya kau harus bermain sepi, katamu lagi, dari tempat yang sangat jauh. Agar bukan ia yang mempermainkanmu. []

2009

Akibat Iseng Berbohong

TigerAda seorang anak gembala, sebut saja namanya Gembul. Dia menggembalakan kambing milik tuannya yang berjumlah lima ekor. Setiap hari dia menggembalakan kambing-kambingnya di lapangan di pinggir kampung, dekat dengan hutan.

Suatu hari, mungkin karena bosan menunggui kambing, Gembul iseng hendak mengerjai orang-orang kampung. Dia lalu memanjat pohon yang cukup tinggi. Dia atas pohon, dia berteriak, ”Tolong…, tolong…, ada macan, ada macan mau makan kambing saya…!” Baca selebihnya »

Cara Filosof Bekerja

Ciputat, Sabtu 3 Oktober 2009

imagesDua malam terakhir ini aku numpang tidur di sekretariat CIPSI (Center for Islamic Philosophical Studies and Information; Pusat Informasi dan Studi Filsafat Islam), lembaga yang didirikan oleh Prof. Dr. Mulyadhi Kartanegara. Ini adalah semacam surga bagi para pencinta filsafat, khususnya filsafat Islam. Di tempat ini tersimpan rapi karya-karya para filosof muslim klasik seperti Ibnu Sina, Ibnu Rusyd, Ikhwan al-Shafa, al-Farabi, al-Ghazali, Mulla Shadra, Suhrawardi, al-Razi, Ibnu Arabi, dll (sebut saja sembarang nama), juga karya-karya telaah para filosof dan ilmuwan kontemporer seperti Seyyed Hosen Nasr, Toshihiko Izutsu, Abdul Karim Soroush, Marshal Hodgson, John Esposito, Osman Bakar, dll., dan tentu saja Mulyadhi Kartanegara. Sayangnya kebanyakan buku-buku itu ditulis dalam bahasa yang tidak dapat kubaca dengan nyaman (Arab dan Inggris) sebab akan mengharuskanku membuka-buka kamus di hampir tiap kata. Memang bukan surga kalau bisa diraih dengan mudah. Baca selebihnya »

Kau Bicara

Lewat gaunmu
kau bicara
dari modelnya, warnanya, hiasannya
aku menangkap makna

Lewat gerakmu
kau bicara
isyaratmu, senyumanmu, rona pipimu
raguku pun sirna

Aku mengerti kekasihku, semuanya
tapi aku ingin kau bicara
lewat kata-kata